Batu Didih

Batu didih adalah benda yang kecil, bentuknya tidak rata, dan berpori, yang biasanya dimasukkan ke dalam cairan yang sedang dipanaskan. Biasanya, batu didih terbuat dari bahan silika, kalsium karbonat, porselen, maupun karbon. Batu didih sederhana bisa dibuat dari pecahan-pecahan kaca, keramik, maupun batu kapur, selama bahan-bahan itu tidak bisa larut dalam cairan yang dipanaskan.

Fungsi penambahan batu didih ada 2, yaitu:
1. Untuk meratakan panas sehingga panas menjadi homogen pada seluruh bagian larutan.
2. Untuk menghindari titik lewat didih.
Pori-pori dalam batu didih akan membantu penangkapan udara pada larutan dan melepaskannya ke permukaan larutan (ini akan menyebabkan timbulnya gelembung-gelembung kecil pada batu didih). Tanpa batu didih, maka larutan yang dipanaskan akan menjadi superheated pada bagian tertentu, lalu tiba-tiba akan mengeluarkan uap panas yang bisa menimbulkan letupan/ledakan (bumping).

Batu didih tidak boleh dimasukkan pada saat larutan akan mencapai titik didihnya. Jika batu didih dimasukkan pada larutan yang sudah hampir mendidih, maka akan terbentuk uap panas dalam jumlah yang besar secara tiba-tiba. Hal ini bisa menyebabkan ledakan ataupun kebakaran. Jadi, batu didih harus dimasukkan ke dalam cairan sebelum cairan itu mulai dipanaskan. Jika batu didih akan dimasukkan di tengah-tengah pemanasan (mungkin karena lupa), maka suhu cairan harus diturunkan terlebih dahulu.

Sebaiknya batu didih tidah digunakan secara berulang-ulang karena pori-pori dalam batu didih bisa tersumbat zat-zat pengotor dalam cairan.

Btw, postingan ini berhubungan sama praktikum analisis kadar pati. Buat yang mau praktikum, batu didihnya jangan sampai hilang. Inhal praktek booooooo,,, (based on true story, my silly experience) T-T"

12 comments:



king2007 said...

sian banget d kamu buk.hahhaa...koq bisa ilang kan agak gede batu nya
eh opb mu neng ndi toh????mumet aku nyarinya

-lanakelana- said...

"Sebaiknya batu didih tidah digunakan secara berulang-ulang karena pori-pori dalam batu didih bisa tersumbat zat-zat pengotor dalam cairan."

nanti ini batu didihnya bisa diregerasi, nggak?

kan mahal....

mynameislina said...

km t'masuk org2 t'pilih krn bisa menghilangkan batu didih....
bwt org2 t'pilih brikutnya,,kl ada yg ngilangin batu didih,,jng lgsng mw ngganti gt aja,,,
sebaexnya tny dl aja ke yg lebih b'pengalaman sperti mbak tisa ini,,,

hihihihi

Ivana Gozali said...

Ni blognya OPB ya???
he3..
Kamu terinspirasi dari praktikum oksalat ya??
he3..
Bagus2, singkat dan padat...

Selingan:
Background blog mu bagus...
Download dari mana?

iasa said...

tis..layout qm lutchu dech tp gag selutchu orang'y..hehe.. ne artikel terinspirasi cz pnh ngilang'n batu di2h y??jng2 ketelen lg ma qm tis..hwehe
iyupz..artikelQ t bwt proses desalinasi air minum jg kq..

Ari_Supriyadi said...

blog opb mu mana?
ini ya?
kok agak aneh ya?

tapi at least aku jadi tahu ada batu didih yang bisa berguna dalam proses kimia

marisca's blog said...

tisa aq turut prihatin atas hilangnya batu didih nan menghebohkan pas kamu prktikum pati...

tapi sebenernya aq bingung gimana prinsip nya sampe tu batu didih bisa ngeratain panas..
ga kebayang

talisa said...

iya, ini postingan pas bangetkubikin habis aku ngilangin batu didih,
jadi googling buat nyari info tentang batu dididh,,,
habisnya aku penasaran, hargane mahal banget!!!

@inga: batu didih yang sederhana kan cuman dari pecahan keramik. itu bisa dimanfaatin oQ,,, jadi daripada susah2 meregenerasi, mending langsung ganti aja,,,

@marisca: yang bikin panasnya merata itu gara2 dia punya pori2 banyak deh kayanya,,,

@lina: sial kau nak,,, hahahaha,,,
pisssssssss,,, ^^v

talisa said...

tambahan buat ivana: cara bikin blog kaya gini udah kuposting kok,,, diliat aja,,,

Umar Mihajlovic said...

kalu beli dimana? lagi nyari..
buat sendiri bisa gak..
bls cepet...

Umar Mihajlovic said...

hai cakep, kamu mau gak jadi cewekku?

Jeng hana said...

batu didihmu ilang ya???
turut berduka hehhe :D

postingannya bermanfaat buat praktek

salam teknik kimia :D

Post a Comment